Santri Kempek, Santri NU

Indramayu, - Kempek-online.com
SAYA SUKA GAYA KALIAN

Segala sesuatu bentuk perjuangan dalam mencari jati diri, itu pasti memerlukan proses, supaya terlihat oleh orang lain terkadang kita harus melakukan sesuatu diluar kebiasaan. Teringat pada kata mutiara Romo KH. Umar Sholeh "Lamon pengen muncul kudu mencil" artinya kalau kita ingin di pandang masyarakat, maka harus melakukan sesuatu yang lain daripada yang lain, tapi jangan lupa Romo KH.Umar Sholeh pun dalam kata mutiara yang lain "Aja luru Wah, lurua Woh". Jangan hanya mencari ketenaran, tapi carilah hikmah di balik sesuatu hal yang kita lakukan.

Mengenai duplikat Kempek Online, itu adalah hal yang biasa dalam dunia karya. Saya tidak berhak untuk melarang karya kalian, tapi saya juga tidak membenarkan duplikat. Baik itu tulisan ataupun gambar. Namun dengan melihat pada alasan admin mengenai duplikat itu, menurut hemat saya itu bukan sepenuhnya duplikat, karena yang namanya duplikat itu, ketika karya orang lain kita tiru tanpa adanya pembeda. Baru itu namanya duplikat. Kemudian saya lebih menilai fans page Kempek Online lebih ke tabarukan ke Nahdlatul Ulama. Bukankah tabarukan itu boleh?. Hanya golongan pembenci tahlil saja yang melarangnya. Saat saya ngaji alfiyah dulu, sang pengarang kitab lebih suka menamai kitabnya dengan nama "Alfiyah Ibnu Malik". Padahal nama aslinya adalah Syeikh Al-Alamah Muhammad Jamaluddin ibnu Abdillah ibnu Malik al-Thay. Beliau tidak menamai kitabnya dengan namanya sendiri tapi dengan nama kakeknya yang lebih dulu menjadi ulama ternama. Kalau bukan tabarukan, lalu apalagi?.

Baca juga : Siapa Sih Kaligrafer Logo Kempek Online?
Jadi, lanjutkan perjuangan kalian sahabat. Jangan takut dihujat, di caci ataupun dihina, jadikanlah semua itu sebagai kritikan yang membangun. Oleh Ahmad Hammam

Post a Comment