Q8kJ7IJX2ofCtqiT3cRtmv6yIJqPz134CnCrZZ01

Ponpes Kempek Lockdown Atau Karantina?

Ponpes Kempek Lockdown Atau Karantina?

lockdown covid-19 ponpes kempek
Gerbang Utama PonPes Kempek

Oleh : Muhammad Haydarasyadi
Peserta Pelatihan Jurnalistik Kempek Online

Dunia sedang dilanda pagebluk, bumi ini diserang virus corona yang nama kerennya itu Covid-19. Melalui berbagai media massa, pemberitaan mengenai virus tersebut langsung tersebar seperti air bah, tak terbendung.

Seluruh pemerintah dari berbagai negara mulai melakukan antisipasi untuk melawan virus tersebut. Dan yang sedang marak diberitakan adalah sistem lockdown.

Dari apa yang saya temukan, lockdown adalah melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi darurat. Bisa juga dikatakan melarang siapapun untuk keluar dan masuk. Kabar tersebut akhirnya sampai juga ke Indonesia yang hampir membuat Presiden kita mencanangkan sistem tersebut. Untungnya hal itu sampai sekarang belum terjadi dan semoga saja tidak.

Kenapa tidak ? Dengan kemampuan kita saat ini hal itu akan memberi dampak yang lebih buruk dari virus itu sendiri.

Hal yang disebut lockdown itu mau tidak mau mempengaruhi berbagai pesantren di Indonesia, terutama ponpes kempek.

Sempat muncul selentingan kabar kalau di Kempek akan dicanangkan sistem lockdown.Dalam hati saya bertanya-tanya, benarkah ? Mengingat fasilitas yang ada di pondok sekarang ini kurang memadai, lockdown akan menjadi hal yang buruk.

Alasannya adalah masalah fasilitas.

Dengan tiadanya fasilitas yang memadai di dalam pondok tentu saja membuat para pengurus yang melarang para santri keluar pondok menjadi sangat sulit.

Menurut Kang Hakim, salah satu Dzuriyyah Kempek, istilah lockdown itu kurang tepat.

Menurut beliau istilah yang lebih tepat adalah karantina, artinya boleh masuk dengan pengawasan penuh tapi tidak boleh keluar supaya supply barang-barang dari luar masih bisa masuk untuk memnuhi kebutuhan santri tapi santri yang di dalam tidak boleh keluar.

Menurut saya itu adalah yang paling tepat, apalagi fasilitas yang ada belum memungkinkan.

Tentu saja keputusan itu bisa membuat Pondok tidak populer.

Apalagi ada beberapa kegiatan yang memang perlu keluar gerbang hal itu bisa dimanfaatkan oleh santri-santri yang cerdik untuk sekadar nongkrong di luar.

Pondok juga bukannya sekadar melarang tanpa mengusahakan suatu fasilitas. Diantaranya ada pengambilan rekening tabungan dalam pondok sehingga santri tidak perlu repot-repot pergi keluar dan juga yang terbaru ada kantin pondok yang bisa mengisi beberapa bagian perut yang kosong.

Selain itu bagi siapa saja yang mau masuk pondok juga diwajibkan cuci tangan dengan air antiseptik agar tidak ada yang terjangkit virus.

Walaupun cuma sekedarnya, setidaknya Pondok sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan tugasnya meski dengan fasilitas seadanya. Dan saya harap kedepannya fasilitas bisa dilengkapi guna memenuhi kebutuhan para santri.

#lockdown #covid19 #karantina #dirumahaja #ponpeskempek #kempekonline #santrikempek
Related Posts
Kempek Online
Media Informasi Pondok Pesantren Kempek

Related Posts