Q8kJ7IJX2ofCtqiT3cRtmv6yIJqPz134CnCrZZ01

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Prosesi Khataman Idaroh Santri Purti Al-Munawwiroh 2020

idaroh ponpes kempek membaca qiroat imam 'ashim riwayat imam hafs dan syu'bah
Khataman Idaroh Ponpes Putri Al-Munawwiro
KEMPEK – Santri Pondok Pesantren Putri Al-Munawwiroh Kempek mengkhatamkan prosesi Idaroh pada Jum’at sore (08/05/20). Idaroh ini adalah tahap akhir dari semua rangkaian acara khataman al-Qur’an Kempek. 

Sebelum melaksanakan Idaroh, santri putri Al-Munawwiroh melakukan tahap latihan atau yang biasa disebut dengan Tamrinul Idaroh 3 hari sebelum memasuki bulan Ramadan (21/04). 
 
Tamrinul Idaroh dilaksanakan selama 11 hari. Waktu pelaksanaanya setelah dzuhur, ashar dan setelah shalat tarawih. Pelaksanaan Tamrinul Idaroh dan Idaroh berjalan dengan lancar.
Idaroh sendiri adalah proses membaca al-Qur’an secara bergantian menggunakan qiro'at Imam ‘Ashim beserta khilaf (perbedaan) antara riwayatnya Imam Hafs dan Imam Syu’bah

Perlu diketahui bersama, santri mengaji al-Qur’an pada hari-hari biasa menggunakan qiro’atnya Imam Syu’bah riwayatya Imam Hafs . Jadi untuk menyempurnakan qiro’atnya Imam ‘Ashim, maka diadakan lah Idaroh.

Menurut Sulistiawati, selaku Ketua Panitia Khataman Putri 2020. Peserta Idaroh kali ini berjumlah 32 orang. Jumlah ini lebih sedikit dari total 42 khotimat. Karena ada khotimat yang sudah pulang dan tidak diperkenankan kembali ke pondok pesantren sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.


khataman al-quran ponpes almunawwiroh kempek 2020
Foto Bersama Khotimat Al-Qur'an 2020
Proses Idaroh dipimpin oleh Ustadz Azizi dan Ustadz Sirojuddin. “Sebelum membaca al-Qur’an harus membaca ta’awudz dulu untuk memberi perlindungan. Agar dalam membaca al-Qur’an dihindarkan dari kesalahan. Banyak orang yang membaca al-Qur’an. Tapi, bukannya al-Qur’an memberi pahala kepada orang yang membaca tersebut, malah al-Qur’an melaknatnya. Karena banyak orang yang membaca al-Qur’an dengan sembarangan”. Ungkap Ustadz Sirojuddin saat khataman Idaroh.

Pada malam harinya, Hj. Sumarni atau yang akrab dipanggil Kang Yum oleh para santri membagikan ijazah al-Qur’an kepada khotimat yang telah lulus mengikuti prosesi khataman dari awal hingga akhir.

Setelah semua rangkaian acara Tamrinul Idaroh dan Idaroh Pondok Pesantren Putri Al-Munawwiroh selesai, seluruh khotimat diizinkan pulang dan wajib dijemput oleh keluarga. (Lutfi/TimRedaksi)
Related Posts
Kempek Online
Media Informasi Pondok Pesantren Kempek

Related Posts